Selasa, 16 Desember 2008

prinsip kerja galvanometer

PRINSIP KERJA GALVANOMETER
Pengukuran arus searah pada mulanya menggunakan galvanometer suspensi dengan sistem gantungan, instrumen ini merupakan pelopor instrumen kumparan putar yang merupakan dasar dari alat penunjuk arus searah.
Menurut hukum dasar gaya elektro, magnetik kumparan akan berputar didalam medan magnet bila dialiri arus listrik. gantungan kumparan yang terbuat dari serabut halus berfungsi sebagai pembawa arus dari dan ke kumparan,keelastisan serabut yersebut akan membangkitkan suatu torsi yang melawan perputaran kumparan. kumparan ini akan terus berdefleksi sampai gaya elektro magnetiknya mengimbangi torsi mekanis lawan dari gantungan. dengan demikian penyimpangan kumparan merupakan ukuran bagi arus yang dibawa oleh kumparan tersebut. sebuah cermin yang dipasang pada kumparan menyimpangkan seberkas cahaya dan menyebabkan gintik yang telah diperkuat bergerak diatas sekala pada suatu jarak dari instrumen. efek optiknya adalah suatu jarus penunjuk yang panjang tetapi massanya nol.
walaupun galvanometer suspensi portabel, namun prinsip yang mengatur kerjanya diterapkan secara sama terhadap jenis yang relatif lebih baru, yaitu : PMMC(Permanent Magnet Moving-coil Mechanism).
Terdapat kumparan yang bergantung di dalam medan magnet permanent yang berbentuk sepatu kuda. kumparan digantung sedemikian rupa sehingga dapat berputar bebas di dalam medan magnet. bila arus mengalir di dalam kumparan, torsi elektromagnetik yang dibankitkannya akan menyebabkan perputaran kumparan tersebut. torsi ini diimbangi oleh torsi mekanis pegas pengatur yang diikat pada kumparan. keseimbangan torsi-torsi ini dan posisi sudut kumparan putar dinyatakan oleh jarus penunjuk terhadap referensi yang dinamakan sekala. persamaan pengembangan torsi dinyatakan dalam persamaan........(1)
T=B . A . I . N
dimana : T = torsi dalam newton (N-m)
B = kerapatan fluksi di dalam senjang udara (Wb/m**)
A = luas efektif kumparan (m**)
I = arus didalam kumparan putar (A)
N = jumlah lilitan kumparan
Note:** adalah pengganti kuadrat

Selasa, 09 Desember 2008

CARA PENGUKURAN SEDERHANA
cara pengukuran sederhana adalah berdasarkan pada alat ukur tersebut yang mana besaran yang akan diukur dikaitkan, dihubungkan dengan besaran tertentu yang sudah dimengerti.
jika besaran yang diukur ditunjukan dengan penyimpangan jarum, maka disebut sebagai alat ukur analog.
penyimpanyan jarum adalah sesuai dengan besaran yang diukur orang yang membaca alat ukur tersebut menyatakan nilai yang diukurnya dalam satuan angka atau digit.
jadi semua nilai yang diukur selalu dinyatakan dalam bentuk angka,kemampuan membaca/menera alat ukur secara tepat adalah suatu hal yang penting. didalam membaca alat ukur, aturan-aturan dibawah ini harus diikuti ;
1. tentukan batas ukur yang digunakan
2. tentukan faktor skala dan pembacaan yang tepat
3. perhatikan posiss jarum,harus tegak lurus
note :batas ukur adalah skala simpangan penuh dari alat ukur.

Selasa, 04 November 2008

el_fuego+poltek+clp

el_fuego adalah seorang ganteng yang smart and cool gto dech......